Wilayah Kerja

Provinsi Lampung dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1964 tentang Pembentukan Daerah Tingkat I Lampung tanggal 18 Maret 1964 dengan Ibukota Tanjungkarang-Telukbetung. Selanjutnya, Kotamadya Tanjungkarang-Telukbetung, berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 24 tahun 1983 diganti namanya menjadi Kotamadya Bandar Lampung terhitung sejak tanggal 17 Juni 1983. Secara geografis Provinsi Lampung terletak pada 103º40’’BT-105º50’’BT dan 3º45’’LS-6º45’’LS.

Provinsi Lampung meliputi areal daratan seluas ± 35.288,35 km2  dengan luas perairan laut Provinsi Lampung diperkirakan ± 24.820 km2. Sementara itu panjang garis pantai Provinsi Lampung ± 1.105 km, yang membentuk 4 (empat) wilayah pesisir, yaitu Pantai Barat (221 km), Teluk Semaka (200 km), Teluk Lampung dan Selat Sunda (160 km), serta Pantai Timur (270 km). Batas administratif wilayah Provinsi Lampung adalah: Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu, di Sebelah Utara; Selat Sunda, di Sebelah Selatan; Laut Jawa, di Sebelah Timur; Samudra Indonesia, di Sebelah Barat.

Secara administratif hingga tahun 2013, Provinsi Lampung dibagi dalam 15 (empat belas) Kabupaten/Kota. Beberapa tahapan perkembangan administratif bisa diuraikan sebagai berikut. Secara administratif hingga tahun 2008, Provinsi Lampung dibagi dalam 11 (sebelas) Kabupaten/Kota yaitu :

  1. Kabupaten Lampung Barat dengan Ibukotanya Liwa, luas wilayahnya 4.950,40 Km2 terdiri dari 17 (tujuh belas) kecamatan.
  2. Kabupaten Tanggamus dengan Ibukotanya Kota Agung, luas wilayahnya 3.356,61 Km2 terdiri dari 28 (dua puluh delapan) kecamatan.
  3. Kabupaten  Lampung   Selatan  dengan  Ibukotanya  Kalianda,   luas  wilayahnya 2.007,01 Km2 terdiri dari 17 tujuh belas) kecamatan.
  4. Kabupaten  Lampung  Timur  dengan  Ibukotanya   Sukadana,   luas  wilayahnya 4.337,89 Km2 terdiri dari 24 (dua puluh empat) kecamatan.
  5. Kabupaten Lampung Tengah dengan Ibukotanya Gunung Sugih, luas wilayahnya 4.789,82 Km2 terdiri dari 28 (dua puluh delapan) kecamatan.
  6. Kabupaten   Lampung   Utara  dengan   Ibukotanya   Kotabumi,   luas   wilayahnya 2.725,63 Km2 terdiri dari 23 (dua puluh tiga) kecamatan.
  7. Kabupaten Way Kanan dengan Ibukotanya Blambangan Umpu, luas wilayahnya 3.921,63 Km2 terdiri dari 14 (empat belas) kecamatan.
  8. Kabupaten Tulangbawang dengan Ibukotanya Menggala, luas wilayahnya 7.770,84 Km2 terdiri dari 28 (dua puluh delapan) kecamatan.
  9. Kabupaten Pesawaran dengan Ibukota Gedong Tataan, luas wilayahnya 1.173,77 Km2 terdiri dari 7 (tujuh) kecamatan.
  10. Kota Bandar Lampung dengan luas wilayah 192,96 Km2 terdiri dari 13 (tiga belas) kecamatan.
  11. Kota Metro dengan luas wilayah 61,79 Km terdiri dari 5 (lima ) kecamatan.

Pada akhir tahun 2008, terjadi pemekaran kembali melalui pembentukan 3 (tiga) kabupaten baru, sehingga saat ini secara administratif Provinsi Lampung terdiri dari 12 Kabupaten dan 2 kota. Ketiga kabupaten baru tersebut yaitu :

  1. Kabupaten Prirgsewu dengan Ibukota Pringsewu yang merupakan pecahan dari Kabupaten Tanggamus.
  2. Kabupaten Mesuji yang merupakan pecahan dari Kabupaten Tulang Bawang dengan ibukota Mesuji
  3. Kabupaten Tulang Bawang Barat yang merupakan pecahan dari Kabupaten Tulang Bawang dengan ibukota Panaragan .

Pada akhir tahun 2012, dibentuk lagi Daerah Otonomi Baru yaitu Kabupaten Pesisir Barat dengan Undang Undang No 22 Tahun 2012 dengan ibukota Krui dan memiliki  luas wilayah mencapai 2886,88 km2, serta  terdiri atas 11 kecamatan

Dari 15 Kabupaten/Kota tersebut, wilayah yang memiliki pesisir laut sebanyak 8 (tujuh) Kabupaten/kota yaitu:

  1. Kabupaten Pesisir Barat;
  2. Kabupaten Tanggamus;
  3. Kabupaten Pesawaran;
  4. Kota Bandar Lampung;
  5. Kabupaten Lampung Selatan;
  6. Kabupaten Lampung Timur; dan
  7. Kabupaten Tulang Bawang;

Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 125/1435/PUM tanggal 25 September 2009, Provinsi Lampung memiliki 132 pulau-pulau kecil yang tersebar di 6 Kabupaten/Kota di seluruh wilayah pesisir Lampung